Forum Rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah Mengimbau Presiden untuk Memperhatikan Etika

Polithings.id, Kasihan, Bantul, 3 Februari 2024 – Dalam menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Forum Rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) merilis pernyataan sikap yang

polithings

Prof Gunawan Budiyanto

Polithings.id, Kasihan, Bantul, 3 Februari 2024 – Dalam menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Forum Rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) merilis pernyataan sikap yang menyoroti berbagai tantangan dalam proses demokrasi di Indonesia. Ketua Umum Forum Rektor PTMA, Prof Gunawan Budiyanto, menegaskan perlunya sikap proporsional dan penuh etika dari para pemimpin negara hingga kepala daerah.

Baca juga: GBK Bergemuruh! 134 Ribu Relawan Antusias Hadiri Hajatan Rakyat Ganjar-Mahfud

Menurut Gunawan, perilaku elite politik yang dianggap “tuna etika” dan menjauh dari nilai-nilai keadaban luhur telah merusak proses demokrasi yang telah dibangun selama 25 tahun terakhir. Ia menyebutkan bahwa kelompok kritis dan oposisi telah dihadapkan pada kendala hukum seperti UU ITE dan KUHP, sementara praktik kebebasan sipil terus terkikis.

“Proses pembuatan kebijakan dilaksanakan tanpa melibatkan publik secara luas, seperti yang terjadi pada UU Omnibuslaw Cipta Kerja, UU Omnibuslaw Kesehatan, dan UU Ibu Kota Negara (IKN),” tambah Gunawan.

Baca juga: Siapa Pengganti Mahfud MD Setelah Mundur? Jokowi Akan Umumkan dalam 2-3 Hari

Forum Rektor PTMA menyatakan bahwa tanggal 14 Februari 2024 seharusnya menjadi momentum untuk menjalin kontrak politik baru antara rakyat dan calon pemimpin atau elit politik baru. Mereka mendesak masyarakat untuk memilih pemimpin yang dianggap mampu membawa Indonesia menjadi negara yang bermartabat.

Dalam pernyataan sikapnya, Forum Rektor PTMA mengumumkan beberapa langkah konkret. Pertama, mereka akan melakukan pengawalan dan pengawasan terhadap seluruh proses pemilu, mulai dari masa kampanye hingga penghitungan suara di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hal ini bertujuan untuk memastikan pemilu berlangsung tanpa pelanggaran atau kecurangan.

Baca juga: Ogah Balikan, Wanita di Sleman Dihajar Mantan Pacar Hingga Berlumuran Darah

Forum Rektor PTMA juga menyerukan kepada penyelenggara pemilu, termasuk KPU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), untuk menjaga integritas dan netralitas petugas di tingkat TPS. Gunawan mengajak mahasiswa, dosen, dan karyawan di lingkungan PTMA untuk menjadi pengawas independen di masing-masing TPS.

Tak hanya itu, Forum Rektor PTMA mengajukan permintaan kepada aparat kepolisian, militer, dan Aparatur Sipil Negara (ASN) agar bersikap netral selama Pemilu 2024. Selanjutnya, mereka meminta pejabat negara dan kepala daerah untuk bersikap proporsional dan mengedepankan etika selama proses pemilu.

Baca juga: Mengundurkan Diri dari Komut Pertamina, Ahok Mendapat Apresiasi

Terakhir, Forum Rektor PTMA mengajak masyarakat untuk memilih pemimpin yang memiliki komitmen kuat terhadap prinsip keadilan, kemajuan pendidikan, pemberantasan korupsi, dan kebebasan berpendapat. Dengan harapan, Indonesia dapat memiliki pemimpin sesuai dengan aspirasi masyarakat, yang menjunjung tinggi etika di atas hukum dan kekuasaan.

Terimakasih telah membaca Forum Rektor PTMA Minta Elite Politik Bersikap Proporsional Menjelang Pemilu 2024 semoga bisa bermanfaat dan jangan lupa baca berita lainnya di Polithings.id atau bisa juga baca berita kami di Google News Headline dan ikuti berita terbaru di Chanel WA Headline.

Baca juga: Skandal Mafia Bola: Eks Direktur Operasional PSS Sleman Jadi Tersangka Baru

Avatar photo

polithings

Di Polithings, Anda dapat menemukan informasi yang akurat dan komprehensif tentang berbagai topik politik, kebijakan publik, ekonomi, dan bisnis.

Tags

Baca Juga

Tinggalkan komentar