Jokowi Mengakui Mahfud MD sebagai Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Terlama dalam Kabinetnya

Sebuah momen bersejarah terjadi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, ketika Presiden Joko Widodo menerima surat pengunduran diri dari Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan

polithings

Menko Polhukam Mahfud MD menyampaikan keterangan saat konferensi pers di Kantor Kemenko Polhukam

Sebuah momen bersejarah terjadi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, ketika Presiden Joko Widodo menerima surat pengunduran diri dari Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) terlama dalam sepanjang pemerintahannya, Mahfud Md. Presiden Jokowi mengungkapkan apresiasi dan kenangan bersama Mahfud dalam pertemuan tertutup mereka.

Dalam pertemuan yang dilangsungkan dengan kehangatan dan senyuman, Presiden Jokowi menyebutkan bahwa Mahfud Md telah mencatatkan namanya sebagai Menko Polhukam yang menjabat paling lama, membawa misi dan tanggung jawabnya selama dua periode pemerintahan.

“Kita tersenyum, gembira, bercerita masa lalu ketika kita mulai bekerja. Bahkan Pak Presiden mengatakan bahwa Pak Mahfud ini adalah Menko Polhukam terlama dalam sepanjang pemerintahan Pak Jokowi,” ungkap Mahfud Md kepada wartawan setelah pertemuan tersebut.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan ketika disinggung tentang rekam jejak Menko Polhukam sebelum Mahfud, Presiden menyampaikan bahwa para pendahulunya tidak mampu memegang jabatan ini dalam jangka waktu yang sama. Tedjo Edhy Purdijatno, misalnya, menjabat tidak sampai satu tahun, sementara Luhut Binsar Panjaitan dan Wiranto juga tidak mencapai masa jabatan Mahfud.

Mahfud Md, dalam pengunduran dirinya, menekankan bahwa langkah ini diambil atas pertimbangan perkembangan politik yang membutuhkan fokusnya pada tugas-tugas lain. “Karena perkembangan politik memang saya harus fokus ke tugas lain, sehingga saya mohon berhenti,” jelas Mahfud.

Surat pengunduran diri Mahfud Md berisi tiga poin utama. Pertama, rasa terima kasih kepada Presiden Joko Widodo atas kepercayaan yang diberikan padanya sejak diangkat sebagai menteri pada 23 Oktober 2019. Kedua, substansi isi surat permohonan berhenti, dan ketiga, permohonan maaf jika ada hal-hal yang tidak dapat dilaksanakan dengan baik selama menjabat sebagai menteri.

Presiden Jokowi mengapresiasi langkah Mahfud dan berterima kasih atas kontribusi signifikan yang telah diberikannya selama menahkodai Kementerian Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan. Posisi kosong yang ditinggalkan Mahfud Md akan segera diisi oleh figur yang memenuhi kriteria untuk menjaga stabilitas dan kelancaran kebijakan di sektor tersebut.

Terimakasih telah membaca Jokowi Sebut Mahfud MD Adalah Menko Polhukam Terlama di Kabinetnya semoga bisa bermanfaat dan jangan lupa baca berita lainnya di Polithings.id atau bisa juga baca berita kami di Google News Headline dan ikuti berita terbaru di Chanel WA Headline.

Baca juga: Banjir di Sungai Belik: Early Warning System Gagal Berfungsi saat Hujan Lebat Mengguyur Jogja

Avatar photo

polithings

Di Polithings, Anda dapat menemukan informasi yang akurat dan komprehensif tentang berbagai topik politik, kebijakan publik, ekonomi, dan bisnis.

Tags

Baca Juga

Tinggalkan komentar