Wednesday, 20 October 2021

Indonesia Harus Serius Kendalikan Ancaman Selain Covid

Kebijakan Publik

Pemerintah fokus mendorong pertumbuhan investasi dari industri yang ramah terhadap lingkungan. Hal itu melihat tren perdagangan ke depan yang mulai meninggalkan produk yang berdampak merusak bumi.
 

 

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jenderal TNI (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, pemerintah serius mengambil peran dalam mengendalikan perubahan iklim, sesuatu yang dinilai sejumlah pihak sebagai ancaman selain pandemi Covid-19. Ini menjadi rencana jangka panjang pemerintah yang bisa dipetik nanti saat memasuki masa Indonesia emas alias saat HUT ke 100 Proklamasi Kemerdekaan RI pada 2045.
 

 

"Pemerintah serius mengendalikan perubahan iklim bukan karena mandatori global, tapi mandat dari Undang-Undang 1945," katanya dalam Indy Fest 2021, Selasa (19/10/2021).
 

 

Menurut Luhut, hal itu juga menjadi tanggung jawab pemegang kepentingan saat ini untuk meramu masa depan yang lebih baik. Jika salah membuat aturan tentu berakibat pada generasi mendatang.
 

 

"Mari kita bahu membahu menjaga keadaan yang nyaman untuk generasi mendatang," ujarnya.

 


Sejak tahun 2020, Indonesia sudah berproses menyusun strategi jangka panjang dalam pengembangan rendah karbon dan mampu menjaga iklim untuk menuju zero net emission. Semua itu dengan mempertimbangkan ekonomi yang bertumbuh dan ketahanan iklim yang berkeadilan.
 

 

Selain itu, Indonesia juga sedang bersiap untuk meningkatkan kapasitas adaptasi dan ketahanan iklim. Indonesia akan berpartisipasi aktif dalam Kerangka Konvensi Perubahan Iklim ke-26 (COP-26) yang diadakan di Inggris untuk mendukung capaian hasil yang diharapkan.
 

 

"Membahas kebijakan perubahan iklim tingkat global dalam rangka untuk mengembangkan forest law enforcement," katanya.

 

 

Lebih lanjut, mantan Kepala Kantor Staf Presiden itu bilang kalau investasi yang masuk ke tanah air difokuskan pada green economy.

 


"Indonesia punya aturan tegas bagi yang mau berinvestasi di sini," ujarnya.

 


Salah satunya dengan memberikan mandat untuk ramah lingkungan dan mendidik tenaga kerja dalam negeri. Juga melakukan transfer teknologi dan transfer pengetahuan pada industri dalam negeri.

 


Luhut mengatakan, fokus green economy akan berlanjut bagi pengembangan Indonesia. Hal tersebut dengan komitmen pembangunan infrastruktur pemerintah dengan visi ramah lingkungan dan jangka panjang.

 

 

Sumber berita dan foto: cnbcindonesia.com

SHARE
Light
Dark
© 2021, Polithings. All rights reserved.